Shalat merupakan tiang agama yang membedakan antara seorang mukmin dengan kekufuran. Namun, esensi dari shalat bukan sekadar gerakan lahiriah yang hampa, melainkan kehadiran hati secara utuh di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kehadiran hati inilah yang diistilahkan sebagai khusyu. Khusyu bukan sekadar pelengkap,