Dalam diskursus teologi Islam, doa bukan sekadar instrumen utilitarian untuk memenuhi kebutuhan profan manusia, melainkan sebuah manifestasi ontologis dari pengakuan kefakiran makhluk di hadapan Al-Khaliq yang Maha Kaya. Secara epistemologis, doa diposisikan sebagai inti dari ibadah itu sendiri, sebuah jembatan metafisik yang menghub
Formulasi Teologis dan Fiqih Doa: Menyingkap Rahasia Waktu-Waktu Mustajab Melalui Pendekatan Tafsir dan Hadits
Redaksi
20-07-2026 • 15 : 48 WIB
•
11638 Views
Ilustrasi: Formulasi Teologis dan Fiqih Doa: Menyingkap Rahasia Waktu-Waktu Mustajab Melalui Pendekatan Tafsir dan Hadits
