Siapa sih di antara kita yang gak pernah ngerasa overthinking pas malam hari? Scrolling TikTok, lihat pencapaian orang lain di LinkedIn, atau ngeliat story temen yang lagi liburan ke luar negeri, tiba-tiba langsung kena serangan FOMO alias Fear of Missing Out. Rasanya kayak kita jalan di tempat, sementara dunia bergerak cepat banget. Di era digital ini, menjaga kesehatan mental emang jadi tantangan tersendiri buat Gen Z dan Millennial. Tapi tenang, Islam punya cara tersendiri buat bantu kita healing tanpa harus bikin dompet kering.

Langkah pertama buat mengatasi FOMO adalah melatih rasa cukup atau qana'ah. Kita sering lupa kalau apa yang kita lihat di media sosial itu cuma highlight reel, bukan keseluruhan hidup mereka. Ketika hati mulai ngerasa cemas dan membanding-bandingkan diri, yuk coba tenangkan diri dengan mengingat bahwa Allah sudah mengatur porsi rezeki dan kebahagiaan masing-masing. Di saat cemas melanda, kita bisa membaca doa ini agar hati kembali tenang:

Dalam Artikel

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang percaya akan bertemu dengan-Mu, yang rida atas ketentuan-Mu, dan merasa cukup dengan pemberian-Mu.

Dengan menanamkan mindset ini, kita gak akan mudah goyah cuma karena melihat pencapaian orang lain. Self-healing terbaik dimulai dari menerima takdir dengan lapang dada.

Selain melatih qana'ah, kita juga butuh yang namanya tawakal setelah berusaha maksimal. Banyak dari kita yang stres karena pengen mengontrol segala hal yang sebenarnya di luar kendali kita. Masa depan, jodoh, karir, semua itu bikin overthinking karena kita terlalu memikulnya sendiri. Padahal, Allah selalu siap mendengar keluh kesah kita 24/7 tanpa perlu bikin janji temu kayak ke psikolog. Ketika beban pikiran rasanya udah terlalu berat dan bikin cemas, ucapkanlah doa berserah diri ini:

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Artinya: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.

Tips praktisnya, coba deh batasi screen time kamu, terutama sebelum tidur. Ganti kebiasaan doom scrolling dengan journaling atau sekadar berzikir. Ingat, kesehatan mentalmu itu mahal harganya, dan ketenangan sejati itu datangnya dari kedekatan kita dengan Sang Pencipta.