MUSLIMCHANNEL.iD_ Asosiasi Dosen Republik Indonesia (ADRI) Jawa Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Kajian Ramadan ADRI Jawa Barat secara daring melalui Zoom pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 16.00–17.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Mengenal Allah melalui Ramadan” dan diikuti oleh para dosen, civitas academica, serta masyarakat umum.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua ADRI Jawa Barat, Prof. Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi para akademisi untuk tidak hanya meningkatkan kualitas intelektual, tetapi juga memperdalam spiritualitas dan kedekatan kepada Allah SWT.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. K. H. Abdul Wahid Maktub sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ibadah ritual seperti puasa, tetapi juga sarana untuk memperkuat kesadaran spiritual, memperbaiki akhlak, serta membangun hubungan yang lebih mendalam dengan Allah SWT.
Menurutnya, mengenal Allah melalui Ramadan dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah, refleksi diri, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama. Ia juga menekankan bahwa seorang akademisi memiliki tanggung jawab moral untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah tokoh akademisi yang memberikan sambutan dan penguatan materi, di antaranya Ketua Umum ADRI, Prof. Dr. H. A. Fathonni Rodli, M.Pd., Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. Didik Notosudjonno, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., serta Rektor Universitas Siliwangi, Prof. Dr. Ir. Nundang Busaeri, M.T., IPU., ASEAN Eng. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi tersebut semakin memperkaya perspektif tentang pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan akademik.
Acara dipandu oleh Dr. Rahmat, M.Pd. (Universitas Siliwangi) sebagai MC, dengan Prof. Dr. Imas Rosidawati, M.Hum. (Universitas Pakuan) bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi. Sementara itu, doa penutup dipimpin oleh Prof. Dr. H. Wahidin, M.Pd. (Universitas Siliwangi).
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti kajian serta memanfaatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai makna Ramadan dalam perspektif spiritual dan akademik.
Melalui kegiatan ini, ADRI Jawa Barat berharap Ramadan dapat menjadi momentum bagi para dosen dan akademisi untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kajian Ramadan ini juga menjadi ruang silaturahmi intelektual dan spiritual bagi anggota ADRI serta civitas academica di berbagai perguruan tinggi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun komunitas akademik yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.

