Ilmu Tauhid merupakan sebaik-baiknya disiplin ilmu dalam khazanah intelektual Islam karena objek kajiannya berkaitan langsung dengan Dzat Yang Maha Suci. Mengenal sifat-sifat wajib bagi Allah Swt bukan sekadar hafalan dogmatis, melainkan sebuah kebutuhan eksistensial bagi setiap mukallaf untuk mencapai derajat ma'rifatullah yang hakiki. Para ulama mutakallimin, khususnya dari madrasah Asy-Sya'irah dan Maturidiyah, telah merumuskan sistematika 20 sifat wajib sebagai metodologi untuk memahami kesempurnaan Ilahi sekaligus menafikan segala bentuk kekurangan yang mustahil bagi-Nya. Pendekatan ini menggabungkan antara kekuatan teks wahyu (naqli) dengan ketajaman logika akal (aqli) yang sehat, sehingga menghasilkan pemahaman yang moderat, jauh dari tasybih (penyerupaan) maupun ta'thil (peniadaan sifat).

فَأَوَّلُ وَاجِبٍ عَلَى مَنْ كُلِّفَا # مَعْرِفَةُ اللهِ بِتَحْقِيْقٍ عَرَفَا

Dalam Artikel

فَاللَّهُ مَوْجُوْدٌ قَدِيْمٌ بَاقِي # مُخَالِفٌ لِلْخَلْقِ بِالْإِطْلَاقِ

وَقَائِمٌ لِذَاتِهِ وَوَاحِدُ # وَعَالِمٌ وَقَادِرٌ وَمُرِيْدُ

وَسَامِعٌ بَصِيْرٌ وَمُتَكَلِّمُ # لَهُ صِفَاتٌ سَبْعَةٌ تَنْتَظِمُ

Terjemahan & Tafsir Mendalam Blok 1:

Teks di atas merupakan bait-bait fundamental dari kitab Jawharatut-Tawhid karya Imam Ibrahim al-Laqqani yang menegaskan bahwa kewajiban pertama bagi setiap mukallaf adalah mengenal Allah dengan keyakinan yang mantap (tahqiq). Sifat pertama yang dibahas adalah Wujud. Secara ontologis, keberadaan Allah adalah Wujud Hakiki yang bersifat Dzati, artinya keberadaan-Nya tidak disebabkan oleh faktor eksternal mana pun. Berbeda dengan makhluk yang keberadaannya bersifat mumkinul wujud (mungkin ada dan mungkin tiada), Allah adalah Wajibul Wujud. Sifat Qidam (Terdahulu) dan Baqa (Kekal) menyertai wujud-Nya untuk menegaskan bahwa Allah tidak didahului oleh ketiadaan dan tidak akan diakhiri oleh kepunahan. Ini adalah pondasi utama dalam membedakan antara Sang Khalik yang bersifat azali dengan makhluk yang bersifat hadits (baru).

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ . فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Terjemahan & Tafsir Mendalam Blok 2: