Sistem ekonomi Islam dibangun di atas pilar keadilan, transparansi, dan kemaslahatan bersama. Berbeda dengan sistem kapitalistik yang menempatkan modal sebagai komoditas yang dapat beranak-pinak dengan sendirinya melalui instrumen bunga, Islam memandang uang hanyalah sebagai alat tukar dan satuan hitung nilai. Ketika uang diperlakukan sebagai komoditas yang disewakan atau diperjualbelikan dengan imbalan waktu, di sinilah distorsi ekonomi bernama riba bermula. Riba secara bahasa berarti tambahan (ziyadah) atau tumbuh. Namun secara syar'i,
Anatomi Riba dalam Tinjauan Nash dan Solusi Konstruktif Keuangan Syariah Kontemporer: Sebuah Analisis Fiqih Muamalah Komprehensif
Redaksi
11-07-2026 • 18 : 44 WIB
•
15725 Views
Ilustrasi: Anatomi Riba dalam Tinjauan Nash dan Solusi Konstruktif Keuangan Syariah Kontemporer: Sebuah Analisis Fiqih Muamalah Komprehensif
