Zaman sekarang, kalau nggak sibuk kayaknya nggak keren. Kita sering banget terjebak dalam lingkaran hustle culture yang bikin kita merasa kurang terus. Scroll TikTok isinya orang sukses di umur 20-an, pindah ke Instagram isinya pamer pencapaian, akhirnya kita kena quarter-life crisis mendadak. Rasa cemas, fomo, sampai burnout jadi makanan sehari-hari. Tapi pertanyaannya, sampai kapan kita mau lari terus tanpa arah?

Kadang kita lupa kalau kontrol atas segala hasil itu bukan sepenuhnya di tangan kita. Kita capek karena merasa harus memikul beban dunia sendirian di pundak kita yang mungil ini. Padahal, kalau kita sudah berusaha maksimal, kuncinya adalah menyerahkan sisanya kepada Allah. Biar hati nggak gampang burnout dan mental tetap aman, coba deh sering-sering resapi kalimat ini: حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ yang artinya Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. Dengan begini, mental kita jadi lebih stabil karena kita tahu ada Dzat Yang Maha Besar yang membackup hidup kita di saat semua rencana terasa berantakan.

Dalam Artikel

Masalah mental health juga sering muncul karena kita terlalu keras sama diri sendiri. Kita merasa gagal kalau nggak bisa memenuhi ekspektasi orang lain atau standar sosial yang makin hari makin absurd. Ingat, Allah itu Maha Tahu kapasitas hamba-Nya. Dia nggak akan kasih beban yang kita nggak sanggup pikul. Di saat kamu merasa lelah banget dan pengen menyerah, peluk diri sendiri dan baca ayat penyemangat ini: لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا yang artinya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Jadi, pelan-pelan saja, nggak perlu lari terus sampai lupa napas. Berhenti sejenak untuk bersyukur itu jauh lebih baik daripada terus melangkah tapi kehilangan arah jiwa.

Sebagai tips self-healing yang islami, cobalah untuk rutin melakukan sujud yang lama saat shalat malam. Di saat itulah kamu bisa menumpahkan segala keluh kesah tanpa takut di-judge. Jangan lupa juga untuk membasahi lisan dengan doa agar hati selalu lapang: رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي yang artinya Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku. Karena ketika dada sudah lapang, masalah sebesar apapun akan terasa lebih ringan untuk dihadapi.

Healing terbaik bukan cuma soal liburan ke tempat estetik atau belanja barang branded, tapi soal mengistirahatkan jiwa di hadapan Sang Pencipta. Yuk, mulai dengerin sinyal tubuh dan hati kita lagi. Dunia nggak akan kiamat kok kalau kamu istirahat sejenak untuk memulihkan energi imanmu. Tetap semangat, Muslim Muda!