Hampir tiap hari kita disuguhin sama postingan orang-orang yang kelihatan udah sukses di usia muda. Ada yang pamer keterima kerja di perusahaan multinasional, ada yang jalan-jalan ke luar negeri, sampai yang udah beli rumah sendiri. Alhasil, pas kita matiin layar HP, yang tersisa cuma rasa cemas, insecure, dan ngerasa diri kita ini ketinggalan banget. Fenomena ini biasa kita sebut FOMO alias Fear of Missing Out, yang kalau dibiarin bisa bikin mental health kita drop. Padahal, hidup itu bukan balapan, melainkan perjalanan spiritual kita masing-masing yang jalurnya udah didesain seindah mungkin oleh Allah.
Langkah pertama buat self-healing dari rasa insecure ini adalah dengan belajar bersyukur atas apa yang kita punya sekarang. Seringkali kita terlalu fokus sama apa yang ada di piring orang lain sampai lupa nikmat yang udah ada di depan mata kita sendiri. Ingat, Allah sudah janji kalau kita mau bersyukur, nikmat kita bakal ditambah. Di saat hati lagi ngerasa sempit karena iri atau minder, coba deh baca doa dari Nabi Musa ini biar hati kita dilapangkan dan urusan kita dimudahkan:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
Artinya: Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.
Dengan memohon kelapangan dada, kita bakal sadar kalau porsi rezeki setiap orang itu udah diatur dengan sangat adil. Jadi, stop bandingin proses babak pertama kamu dengan babak final orang lain di media sosial.
Langkah kedua, yuk kita bangun mindset bahwa Allah punya timeline terbaik buat hidup kita. Mungkin sekarang kamu ngerasa doa-doa kamu belum dikabulin atau usaha kamu mentok terus. Tapi percaya deh, apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan pernah melewatkanmu. Biar hati makin tenang dan nggak gampang cemas mikirin masa depan yang belum pasti, kita harus sering-sering bersandar pada Allah. Salah satu dzikir yang ampuh banget buat nenangin pikiran yang overthinking adalah:
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya: Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.
Tips praktisnya, coba deh batasi screen time sosmed kamu, terutama di jam-jam rawan kayak sebelum tidur. Ganti kebiasaan scrolling itu dengan journaling, nulis hal-hal yang kamu syukuri hari ini, atau sekadar ambil wudhu dan curhat langsung sama Allah di sepertiga malam. Itulah real healing yang sesungguhnya, yang nggak cuma bikin tenang sesaat tapi juga menyehatkan iman kita.

