Siapa sih yang nggak pernah ngerasa kena mental pas lagi asik scrolling medsos? Di umur yang baru kepala dua, kita disuguhin konten orang-orang yang udah punya startup sendiri, keliling dunia, atau beli rumah mewah cash. Fenomena FOMO alias Fear of Missing Out dan comparison culture ini bener-bener bikin kesehatan mental Gen Z dan Millennial keguncang. Kita jadi gampang cemas, ngerasa tertinggal, dan lupa caranya bahagia. Padahal, standar sukses di dunia digital itu fana banget dan seringkali cuma sekadar kurasi estetika belaka.

Menghadapi tekanan sosial ini, Islam sebenarnya udah punya konsep self-healing yang super deep, yaitu qana'ah alias merasa cukup. Qana'ah bukan berarti kita malas atau nggak mau berkembang ya, tapi lebih ke arah menjaga kesehatan mental kita dari ambisi duniawi yang nggak ada habisnya. Saat kita mulai membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain yang kelihatan lebih berkilau, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk melihat ke bawah dalam urusan duniawi. Biar hati kita nggak gampang iri dan selalu bersyukur, cobalah amalkan doa ini agar hati selalu tenang dan dijauhkan dari rasa cemas berlebih:

Dalam Artikel

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa keluh kesah dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan.

Dengan mempraktikkan doa ini, kita sedang melakukan detoksifikasi mental. Kita menyerahkan segala kecemasan masa depan dan penyesalan masa lalu hanya kepada Allah.

Langkah praktis kedua adalah menerapkan mindfulness lewat ibadah. Di tengah hiruk-pikuk tren hustle culture yang menuntut kita buat kerja 24/7 sampai burnout, Islam justru mewajibkan kita jeda lima kali sehari lewat salat. Salat itu adalah momen slow living terbaik di mana kita bener-bener disconnect dari dunia dan reconnect sama Pencipta. Ketika kamu merasa masalah hidupmu udah numpuk banget dan dadamu rasanya sesak karena ekspektasi sosial, ingatlah janji Allah yang tertulis indah dalam Al-Qur'an Surat Al-Insyirah ayat 6:

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Ayat ini adalah booster mental yang paling ampuh. Setiap kali kamu merasa stuck dan lelah dengan tekanan hidup, yakini bahwa paket kemudahan itu sudah disiapkan oleh Allah. Jadi, kurangi porsi membandingkan diri, perbanyak bersujud, dan biarkan hatimu healing dengan cara yang paling elegan.