Dalam diskursus epistemologi Islam, keterkaitan antara dimensi batiniah dan lahiriah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Setiap ritus ibadah dan tindakan hukum (tasarruf) dalam Islam selalu membutuhkan legitimasi spiritual yang bersumber dari dalam jiwa manusia. Para ulama ushul fiqih dan ahli hadis sepakat bahwa poros utama yang mengendalikan seluruh validitas amal tersebut adalah niat. Tanpa adanya kesadaran intensional yang murni, sebuah perbuatan hanya akan menjadi gerakan mekanis tanpa nilai spiritual dan implikasi hukum yang sah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Oleh karena itu, pem
Dekonstruksi Metodologis Hadis Niat: Analisis Integratif Akidah, Fiqih, dan Epistemologi Syariat
Redaksi
22-05-2026 • 21 : 12 WIB
•
23172 Views
Ilustrasi: Dekonstruksi Metodologis Hadis Niat: Analisis Integratif Akidah, Fiqih, dan Epistemologi Syariat
