Ibadah puasa (ash-shiyam) merupakan salah satu pilar agung dalam struktur keislaman yang tidak sekadar berdimensi spiritual-esoteris, melainkan juga memiliki tatanan yuridis-eksoteris yang sangat ketat. Dalam diskursus fiqih klasik, keabsahan ibadah ini sangat bergantung pada pemenuhan syarat-
Dialektika Fiqih Puasa: Analisis Komparatif Syarat dan Rukun Shiyam Berdasarkan Perspektif Empat Madzhab Utama
Redaksi
14-07-2026 • 17 : 45 WIB
•
16284 Views
Ilustrasi: Dialektika Fiqih Puasa: Analisis Komparatif Syarat dan Rukun Shiyam Berdasarkan Perspektif Empat Madzhab Utama
