Dalam diskursus teologi Islam, khususnya dalam manhaj Asy-ariyah dan Maturidiyah yang menjadi pilar utama Ahlus Sunnah wal Jamaah, pemahaman terhadap sifat-sifat Allah Swt bukan sekadar dogma yang dogmatis, melainkan sebuah integrasi harmonis antara wahyu (naqli) dan akal sehat (aqli). Para ulama mutakall