Shalat merupakan poros utama dalam spiritualitas Islam, sebuah ibadah yang mempertemukan hamba secara langsung dengan Khaliknya. Namun, esensi dari ibadah ini sering kali tereduksi menjadi sekadar gerakan fisik tanpa ruh apabila kehilangan unsur kekhusyukan. Khusyu bukanlah sekadar ketenangan lahiriah, melainkan sebuah kondisi psikologis-spiritual yang melibatkan ketundukan hati, konsentrasi pikiran, dan kepatuhan anggota badan yang bersumber dari makrifatullah atau mengenal Allah. Dalam tradisi keilmuan Islam,