Secara ontologis, doa merupakan manifestasi paling murni dari pengakuan eksistensial seorang hamba akan keterbatasan dirinya di hadapan Al-Khaliq yang Maha Tak Terbatas. Di dalam diskursus teologi Islam, doa tidak sekadar dipandang sebagai instrumen utilitarian untuk memenuhi kebutuhan temporal manusia
Formulasi Teologis dan Fiqih Doa: Membedah Dimensi Waktu Mustajab dan Adab Spiritual dalam Perspektif Al-Quran dan As-Sunnah
Redaksi
20-06-2026 • 15 : 25 WIB
•
23135 Views
Ilustrasi: Formulasi Teologis dan Fiqih Doa: Membedah Dimensi Waktu Mustajab dan Adab Spiritual dalam Perspektif Al-Quran dan As-Sunnah
