Dalam diskursus teologi Islam (Ilmu Kalam), makrifatullah atau mengenal Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan fondasi utama dari seluruh bangunan keagamaan. Para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah, khususnya dari mazhab teologi Asy-ariyah dan Maturidiyah, telah merumuskan metodologi yang sangat sistematis untuk memahami pencipta alam semesta melalui formulasi sifat-sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah. Upaya kodifikasi ini bukan bertujuan untuk membatasi kesempurnaan Allah yang tanpa batas, melainkan sebagai perangkat epistemologis bagi akal manusia agar terhindar dari dua jurang
Formulasi Teologis Sifat-Sifat Wajib Allah: Analisis Epistemologis Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah Berdasarkan Dalil Naqli dan Aqli
Redaksi
29-06-2026 • 23 : 46 WIB
•
19896 Views
Ilustrasi: Formulasi Teologis Sifat-Sifat Wajib Allah: Analisis Epistemologis Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah Berdasarkan Dalil Naqli dan Aqli
