Dalam diskursus epistemologi Islam, setiap tindakan manusia tidak pernah lepas dari dimensi transendental yang melandasinya. Agama ini tidak hanya menilai aspek lahiriah yang tampak secara empiris, melainkan juga menembus relung batiniah yang menjadi generator utama dari setiap aktivitas fisik. Kajian mengenai niat merupakan titik temu yang sangat krusial antara tiga