Dalam diskursus teologi Islam, khususnya yang dirumuskan oleh mazhab Ahlus Sunnah wal Jamaah melalui formulasi Imam Abu al-Hasan al-Asy'ari dan Imam Abu Manshur al-Maturidi, pemahaman terhadap akidah Islam tidak hanya bersandar pada doktrin dogmatis semata. Pemahaman tersebut dibangun di atas fondasi integratif antara wahyu yang sahih (dalil naqli) dan penalaran akal yang lurus (dalil aqli). Mengetahui sifat-sifat wajib bagi Allah Swt merupakan langkah awal yang paling fundamental dalam ma'rifatullah (mengenal Allah). Para ulama membagi sifat-sifat wajib ini ke dalam beberapa kategori logis, yaitu sifat Nafsiyyah, Salbiyyah, Ma'ani, dan Ma'nawiy
Manhaj Ushuluddin: Bedah Teologis Sifat-Sifat Wajib bagi Allah Swt Berlandaskan Dalil Naqli dan Aqli
Redaksi
22-05-2026 • 15 : 54 WIB
•
13716 Views
Ilustrasi: Manhaj Ushuluddin: Bedah Teologis Sifat-Sifat Wajib bagi Allah Swt Berlandaskan Dalil Naqli dan Aqli
