Doa dalam epistemologi Islam bukan sekadar manifestasi kebutuhan manusiawi akan pertolongan Ilahi, melainkan sebuah intisari dari penghambaan (lubbul ibadah). Secara ontologis, doa mencerminkan kesadaran mutlak seorang hamba akan fakirnya diri di hadapan Zat Yang Mahakaya.
Metafisika Doa dan Dialektika Waktu Mustajab: Bedah Teks Al-Quran dan As-Sunnah tentang Anatomi Keijabahan Doa
Redaksi
24-07-2026 • 15 : 54 WIB
•
12107 Views
Ilustrasi: Metafisika Doa dan Dialektika Waktu Mustajab: Bedah Teks Al-Quran dan As-Sunnah tentang Anatomi Keijabahan Doa
