Pernah nggak sih kamu lagi asik scroll media sosial, terus tiba-tiba merasa kena mental? Lihat teman sebaya sudah punya karier mapan, sudah menikah, atau sudah keliling dunia, sementara kita masih di sini-sini aja, bergelut sama skripsi atau kerjaan yang nggak habis-habis. Fenomena FOMO atau Fear of Missing Out ini sering banget bikin kita overthinking sampai kena quarter-life crisis. Rasanya kayak kita lagi balapan, tapi kita lari di tempat. Padahal, setiap orang punya timeline-nya masing-masing yang sudah diatur dengan sangat rapi oleh Sang Pencipta.
Langkah pertama buat healing dari rasa insecure ini adalah dengan menyadari kalau kapasitas dan ujian setiap orang itu berbeda. Allah nggak akan pernah kasih beban yang kita nggak sanggup pikul. Jadi, kalau sekarang kamu merasa lagi di titik terberat, itu tandanya kamu memang kuat. Ingat firman Allah dalam Al-Baqarah: لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا yang artinya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Jadi, stop bandingin beban kamu sama orang lain, karena pundakmu sudah didesain khusus untuk perjalananmu sendiri.
Selain itu, obat paling ampuh buat kesehatan mental kita adalah dengan menyerahkan segala rasa khawatir itu kembali ke Allah. Di era yang serba cepat ini, kita sering lupa kalau kita punya sandaran yang super kokoh. Saat hati lagi nggak tenang karena mikirin masa depan yang belum pasti, coba deh baca حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ yang artinya Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. Kalimat ini bukan cuma dzikir biasa, tapi booster energi buat jiwa kita supaya nggak gampang tumbang sama ekspektasi dunia yang kadang nggak masuk akal.
Sebagai tips praktis buat self-healing harian kamu, coba deh mulai rutin melakukan digital detox. Sisihkan waktu 1-2 jam sebelum tidur tanpa gadget, ganti dengan baca Al-Qur'an atau sekadar deep talk sama Allah lewat doa. Percaya deh, ketenangan itu nggak datang dari validasi orang lain di kolom komentar, tapi dari seberapa konek kita sama Tuhan. Karena setelah kesulitan yang kamu hadapi sekarang, pasti ada kemudahan yang sudah antre buat datang. Allah sudah janji di dalam surat Al-Insyirah: فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا yang artinya Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.
Kesimpulannya, nggak apa-apa banget kalau sekarang kamu merasa belum jadi apa-apa di mata manusia. Selama kamu masih berusaha dan tetap jaga hubungan sama Allah, kamu itu sudah keren banget. Jangan biarkan standar sukses orang lain ngerusak kebahagiaan kamu hari ini. Yuk, pelan-pelan belajar tawakal, karena yang paling tahu apa yang terbaik buat kita itu cuma Allah. Keep shining, Muslim Muda!

