Shalat merupakan tiang agama sekaligus sarana komunikasi transendental antara makhluk dengan Khalik. Namun, esensi shalat sering kali tereduksi menjadi sekadar gerakan fisik ritualistik tanpa jiwa. Ruh dari ibadah shalat adalah khusyu. Secara ontologis, khusyu bukanlah sekadar