Doa dalam struktur teologi Islam bukan sekadar instrumen transaksional antara hamba dengan Sang Pencipta, melainkan inti dari ibadah itu sendiri (mukhkhul ibadah). Secara epistemologis, doa merepresentasikan pengakuan mutlak atas kefakiran makhluk dan kemahakayaan Khalik.
Teologi Doa dan Eksplorasi Waktu-Waktu Mustajab: Analisis Komprehensif Fiqih Adab dan Sanad Hadits Pengetuk Pintu Langit
Redaksi
14-06-2026 • 16 : 28 WIB
•
22987 Views
Ilustrasi: Teologi Doa dan Eksplorasi Waktu-Waktu Mustajab: Analisis Komprehensif Fiqih Adab dan Sanad Hadits Pengetuk Pintu Langit
