Doa dalam konseptualisasi teologi Islam bukan sekadar instrumen utilitarian untuk memenuhi kebutuhan temporal manusia, melainkan poros utama dari penghambaan eksistensial. Sebagai mukhkhul ibadah atau otak dari ibadah, doa merepresentasikan pengakuan mutlak atas kefakiran makhluk di hadapan kemahakayaan Khalik.
Teologi Doa dan Eskatologi Pengabulan: Analisis Tekstual Waktu-Waktu Mustajab Berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah
Redaksi
17-06-2026 • 14 : 20 WIB
•
13276 Views
Ilustrasi: Teologi Doa dan Eskatologi Pengabulan: Analisis Tekstual Waktu-Waktu Mustajab Berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah
