Dalam khazanah keilmuan Islam, niat tidak sekadar dipahami sebagai formalitas rukun ibadah dalam literatur fiqih, melainkan sebuah poros ontologis yang menentukan sah atau tidaknya serta bernilai atau hancurnya suatu amal di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Para ulama ushul fiqih, mufassir,