Siapa sih yang hari gini nggak punya media sosial? Mulai dari nyari hiburan di TikTok, update status di Instagram, sampai mantau tren pop culture terbaru di Twitter. Tapi jujur deh, pernah nggak sih kamu ngerasa dada sesak atau minder pas ngelihat pencapaian orang lain? Fenomena FOMO alias Fear of Missing Out ini sering banget bikin kesehatan mental kita keganggu. Kita jadi sibuk membandingkan hidup kita yang biasa-biasa aja dengan highlight reel orang lain yang kelihatan sempurna. Nah, biar nggak gampang burn out dan mental health kita tetap terjaga, Islam sebenarnya punya resep healing yang paling ampuh, lho.

Pertama, mari kita ubah cara pandang kita terhadap nikmat. Di dunia sosmed, kita selalu diajarkan untuk melihat ke atas, melihat apa yang belum kita punya. Padahal, kunci ketenangan jiwa itu ada pada rasa syukur dan merasa cukup dengan apa yang Allah berikan, atau yang biasa disebut Qanaah. Saat rasa insecure mulai menyerang karena melihat gaya hidup orang lain, coba deh jeda sebentar, tarik napas dalam-dalam, dan ucapkan doa yang diajarkan Rasulullah untuk menenangkan hati kita:

Dalam Artikel

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Artinya: Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

Doa ini bukan cuma soal keimanan, tapi juga tentang menjaga stabilitas emosi kita agar tidak mudah goyah oleh tren duniawi yang sifatnya sementara. Dengan mengingat Allah, kita menyadari bahwa nilai diri kita tidak ditentukan oleh jumlah likes atau estetika feed kita, melainkan oleh ketakwaan di hadapan-Nya.

Kedua, kurangi kebiasaan membandingkan timeline hidupmu dengan orang lain. Ada yang umur 23 udah rintis bisnis sukses, ada yang masih berjuang lulus kuliah. Tenang guys, Allah itu Maha Adil dan sudah merancang skenario terbaik untuk masing-masing dari kita. Tugas kita cuma berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ketika kamu merasa cemas akan masa depan atau merasa tertinggal jauh di belakang, ingatlah janji Allah dalam Al-Qur'an yang sangat menenangkan ini:

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Percayalah bahwa setiap proses yang kamu lalui sekarang adalah bagian dari pembentukan karaktermu. Jadi, daripada sibuk scrolling tanpa arah yang bikin cemas, lebih baik kita alihkan energi itu untuk hal-hal produktif. Coba batasi screen time, lakukan digital detox, dan perbanyak interaksi nyata dengan keluarga atau teman-teman yang vibrasi positifnya berasa.