Halo, Sobat Muslim! Pernah nggak sih kamu ngerasa ketinggalan pas lagi asik scrolling TikTok atau Instagram? Liat temen sebaya udah pada punya startup, ada yang baru aja lamaran pake dekorasi estetik, atau posting foto lagi liburan di Swiss. Tiba-tiba hati ngerasa sesak, insecure, dan ngerasa hidup kita gini-gini aja. Fenomena ini emang nyata banget di kalangan Gen Z dan Millennial, di mana kita sering terjebak dalam kompetisi yang nggak kelihatan atau sering disebut comparison culture.
Poin pertama yang perlu kita tanamkan adalah setiap orang punya garis start dan finish yang beda-beda. Jangan pernah bandingin proses kamu yang masih di balik layar dengan hasil akhir orang lain yang dipajang di etalase media sosial. Allah itu Maha Adil dan paling tahu kapan waktu yang tepat buat ngasih kejutan di hidup kamu. Saat kamu ngerasa berat banget ngejalanin proses itu dan mulai ragu sama masa depan, ingatlah janji Allah yang sangat menenangkan ini:
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Artinya: Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Percaya deh, apa yang sudah ditakdirkan jadi milikmu nggak akan pernah melewatkanmu. Jadi, daripada sibuk ngintipin rumput tetangga yang kelihatan lebih hijau, mending kita fokus nyiram rumput sendiri. Self-healing terbaik buat mental health kita bukan cuma sekadar staycation atau beli kopi mahal, tapi dengan curhat langsung ke Pemilik Semesta. Kalau hati lagi ngerasa sempit dan overthinking mulai menyerang, coba deh baca doa yang pernah dibaca Nabi Musa ini biar hati kamu lebih plong:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
Artinya: Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.
Tips praktis buat kamu: Coba lakukan digital detox minimal satu hari dalam seminggu. Gunakan waktu itu buat bener-bener deep talk sama Allah lewat tilawah atau sekadar kontemplasi di tempat yang tenang. Ingat, kebahagiaan itu nggak diukur dari berapa banyak likes di postingan kamu, tapi seberapa tenang hati kamu saat menerima takdir-Nya. Fokuslah pada rasa syukur, karena itu adalah kunci biar nikmat kamu makin ditambah:
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

