Pernah nggak sih kamu ngerasa scrolling TikTok atau Instagram bukannya bikin terhibur, malah bikin overthinking? Lihat teman seumuran sudah punya karier mentereng, sudah nikah, atau jalan-jalan ke luar negeri terus, sementara kita masih ngerasa stuck di tempat. Fenomena FOMO atau Fear of Missing Out ini sering banget bikin kesehatan mental kita keganggu. Kita jadi lupa kalau setiap orang punya timeline masing-masing yang sudah diatur sama Yang Maha Kuasa.

Poin pertama yang perlu kita tanamkan adalah ketenangan itu nggak datang dari validasi orang lain atau jumlah likes di postingan kita. Ketenangan sejati itu datangnya dari dalam, saat kita mulai connect lagi sama pencipta kita. Kalau hati lagi berisik banget sama suara-suara negatif, coba deh ingat janji Allah ini:

Dalam Artikel

أَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

Artinya: Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra'd: 28)

Poin kedua, seringkali kita terjebak dalam jebakan perbandingan. Kita membandingkan proses kita yang masih berdarah-darah dengan hasil akhir orang lain yang kelihatannya sempurna. Padahal, apa yang kita lihat di layar cuma satu persen dari kenyataan hidup mereka. Daripada sibuk iri sama nikmat orang lain, mending kita fokus syukuri apa yang ada di tangan kita sekarang. Karena kalau kita pandai bersyukur, Allah janji bakal nambahin lagi nikmatnya buat kita.

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيْدَنَّكُمْ

Artinya: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. (QS. Ibrahim: 7)

Terakhir, buat kamu yang lagi ngerasa berat banget menjalani hari atau lagi menghadapi masalah yang kayaknya nggak ada ujungnya, jangan dipendam sendiri. Selain curhat ke circle yang positif, tumpahkan semuanya di atas sajadah. Mintalah kelapangan hati supaya masalah yang besar terasa ringan untuk dihadapi.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي