Sistem hukum Islam (Syariat) dibangun di atas pilar-pilar yang mengintegrasikan dimensi lahiriah (eksoterik) dan dimensi batiniah (esoterik). Di dalam diskursus metodologi hukum dan teologi Islam, niat menempati posisi epistemologis yang sangat fundamental. Niat bukan sekadar
Dekonstruksi Metodologis Hadits Niat: Integrasi Epistemologi Tafsir, Qawaid Fiqhiyyah, dan Teologi Akidah
Redaksi
28-05-2026 • 13 : 01 WIB
•
21958 Views
Ilustrasi: Dekonstruksi Metodologis Hadits Niat: Integrasi Epistemologi Tafsir, Qawaid Fiqhiyyah, dan Teologi Akidah
