Doa dalam konseptualisasi teologi Islam bukan sekadar instrumen utilitarian untuk memenuhi kebutuhan profan manusia, melainkan manifestasi tertinggi dari penghambaan (al-ubudiyyah) dan pengakuan atas kemutlakan rububiyyah Allah Swt.
Dialektika Teologis dan Fiqih Doa: Membedah Dimensi Epistemologis Waktu-Waktu Mustajab dan Adab Munajat Kepada Al-Khaliq
Redaksi
26-05-2026 • 14 : 39 WIB
•
10202 Views
Ilustrasi: Dialektika Teologis dan Fiqih Doa: Membedah Dimensi Epistemologis Waktu-Waktu Mustajab dan Adab Munajat Kepada Al-Khaliq
