Dalam diskursus teologi Islam, doa tidak sekadar dipandang sebagai instrumen utilitarian untuk memenuhi kebutuhan pragmatis manusiawi. Lebih dari itu, doa merupakan sebuah tindakan eksistensial yang merefleksikan pengakuan mutlak atas kefanaan makhluk (al-abd al-fani) di hadapan kemahakuasaan Sang Pencipta (
Epistemologi Doa dan Dimensi Kosmis Waktu Mustajab: Analisis Teologis, Sanad, dan Fiqih Ibadah
Redaksi
31-05-2026 • 20 : 48 WIB
•
24099 Views
Ilustrasi: Epistemologi Doa dan Dimensi Kosmis Waktu Mustajab: Analisis Teologis, Sanad, dan Fiqih Ibadah
