Doa dalam konseptualisasi teologi Islam bukan sekadar instrumen utilitarian untuk memenuhi kebutuhan profan manusia, melainkan sebuah manifestasi tertinggi dari penghambaan dan pengakuan atas eksistensi transendental Allah Subhanahu wa Ta'ala. Secara epistemologis, doa merepresentasikan dialektika antara kefakiran absolut makhluk
Formulasi Teologis dan Fiqih Doa: Menyingkap Rahasia Ontologis Waktu-Waktu Mustajab dalam Tradisi Tafsir dan Hadits
Redaksi
21-05-2026 • 18 : 34 WIB
•
16707 Views
Ilustrasi: Formulasi Teologis dan Fiqih Doa: Menyingkap Rahasia Ontologis Waktu-Waktu Mustajab dalam Tradisi Tafsir dan Hadits
