Kehidupan modern dengan segala gemerlap teknologi dan pergeseran paradigma sosialnya seringkali menjebak manusia ke dalam jurang materialisme yang akut. Dalam perspektif teologi Islam, tantangan terbesar bagi seorang mukmin di era ini bukanlah sekadar kemajuan fisik, melainkan bagaimana menjaga poros ketauhidan agar tetap murni dari dekadensi spiritual. Tauhid bukan sekadar pengakuan lisan akan keesaan Allah, melainkan sebuah komitmen eksistensial yang mencakup pengakuan atas kekuasaan-Nya (Rububiyyah), hak-Nya untuk disembah secara mutlak (Uluhiyyah), serta pengenalan mendalam terhadap nama dan sifat-Nya (Asma wa Sifat). Tanpa fondasi tauhid yang kokoh, manusia akan mudah terombang-ambing oleh ideologi sekuler yang menafikan peran Tuhan dalam ruang publik dan privat.
TEKS ARAB BLOK 1
إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Terjemahan & Tafsir Mendalam Blok 1:
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al-Araf: 54).
Ayat ini merupakan pilar utama dalam memahami Tauhid Rububiyyah. Penjelasan mufassir menekankan bahwa Allah tidak hanya menciptakan alam semesta (Al-Khalq), tetapi juga memiliki otoritas mutlak dalam mengatur segala urusannya (Al-Amr). Dalam konteks modern, kesadaran ini sangat krusial. Ketika manusia merasa telah menguasai teknologi dan sains, muncul kecenderungan untuk merasa sombong dan mandiri dari kuasa Tuhan. Namun, ayat ini menegaskan bahwa setiap pergerakan atom hingga galaksi berada di bawah kendali-Nya. Menjaga tauhid berarti mengakui bahwa segala kemajuan yang dicapai manusia hanyalah manifestasi kecil dari hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta.
TEKS ARAB BLOK 2
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
Terjemahan & Tafsir Mendalam Blok 2:

