Pernah nggak sih lo ngerasa burnout atau kena mental cuma gara-gara lihat postingan teman yang udah kerja di big four, jalan-jalan ke luar negeri, atau tiba-tiba posting foto nikahan pakai caption alhamdulillah? Fenomena FOMO atau Fear of Missing Out ini sering banget bikin kita ngerasa gagal, padahal umur kita masih di awal 20-an atau 30-an. Rasanya kayak lagi balapan, tapi kita nggak tahu garis finish-nya di mana. Akhirnya, mental health jadi taruhan dan kita mulai mempertanyakan rencana Tuhan buat hidup kita.

Wajar banget kalau lo ngerasa cemas, tapi ingat ya, timeline hidup setiap orang itu beda-beda. Allah sudah mengatur porsi rezeki dan kebahagiaan kita dengan sangat presisi. Jadi, kalau hari ini lo ngerasa lagi di titik terendah, jangan langsung menyerah atau ngerasa sendirian. Ingat pesan cinta dari Allah dalam Al-Quran yang bunyinya:

Dalam Artikel

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

Artinya: Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita.

Kalimat ini bukan cuma sekadar quotes estetik buat caption, tapi booster nyata kalau kita punya sandaran yang Maha Segalanya. Saat lo ngerasa nggak ada satu pun orang yang paham capeknya lo, Allah selalu ada di sana, nunggu lo buat cerita lewat sujud-sujud panjang. Healing terbaik itu bukan cuma staycation atau jajan kopi mahal, tapi mengembalikan semua rasa cemas itu ke pemilik skenario hidup yang paling keren.

Selain itu, buat lo yang lagi berjuang ngejar mimpi atau lagi nunggu jawaban dari doa-doa yang belum terkabul, kuncinya adalah tawakkal yang totalitas. Jangan biarkan ekspektasi duniawi bikin lo lupa kalau lo punya Allah yang bisa mengubah segalanya dalam sekejap. Kalau lo ngerasa beban hidup lagi berat banget, coba deh baca doa ini biar hati lo lebih plong:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Artinya: Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.

Percaya deh, apa yang ditakdirkan buat lo nggak akan pernah melewatkan lo, dan apa yang melewatkan lo memang bukan yang terbaik buat lo. Jadi, stop bandingin proses lo yang masih di bab satu sama bab sepuluh hidup orang lain. Fokus aja sama apa yang bisa lo kerjain sekarang sambil terus memperbaiki diri.