Siapa sih di antara kita yang nggak pernah ngalamin overthinking sebelum tidur? Lagi asyik scrolling media sosial, tiba-tiba lewat postingan teman yang baru keterima kerja di perusahaan multinasional, ada yang baru beli mobil baru, atau malah posting foto nikahan estetik. Seketika langsung muncul perasaan cemas, insecure, dan ngerasa jalan di tempat. Fenomena Fear of Missing Out atau FOMO ini emang jadi makanan sehari-hari buat Gen Z dan Millennial. Tapi tahu nggak sih, kalau Islam sebenarnya punya resep self-healing paling ampuh buat mengatasi badai pikiran ini?

Poin 1: Kurangi Membandingkan Diri dan Temukan Kedamaian dalam Syukur

Dalam Artikel

Penyebab utama kita sering overthinking adalah karena kita terlalu sibuk melihat panggung sandiwara orang lain di media sosial, sementara kita lupa melihat berkah yang ada di genggaman kita sendiri. Di sinilah pentingnya melatih mindfulness versi Islam, yaitu dengan bersyukur. Ketika hati mulai terasa sesak karena membanding-bandingkan pencapaian, coba deh tarik napas dalam-dalam dan ingat janji Allah yang satu ini:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

Artinya: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.

Dengan bersyukur, kita sedang melakukan detoksifikasi hati dari racun-racun iri dan dengki. Mulailah hari dengan menulis jurnal syukur, sebutkan tiga hal kecil yang bikin kamu bahagia hari ini. Rasakan bagaimana vibes positif mulai mengalir dalam pikiranmu.

Poin 2: Lepaskan Kendali dan Bersandar pada Pemilik Semesta

Kadang kita overthinking karena pengen semua hal berjalan sesuai dengan rencana kita. Kita lupa kalau kita cuma manusia biasa yang punya keterbatasan. Saat masa depan terasa abu-abu dan kecemasan mulai melanda, yuk coba amalkan doa yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW saat hatinya merasa berat ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ