Dalam diskursus teologi Islam, iman tidak sekadar dipahami sebagai pembenaran kognitif (tasdiq) atau pengakuan verbal (iqrar), melainkan sebuah entitas dinamis yang memiliki rasa, pengaruh, dan manifestasi nyata dalam orientasi hidup seorang hamba. Para ulama salaf terdahulu senantiasa menekankan bahwa
Bedah Teologi dan Spiritualitas: Menyingkap Hakikat Halawat al-Iman dalam Tinjauan Hadis dan Aqidah Islam
Redaksi
27-05-2026 • 19 : 38 WIB
•
17753 Views
Ilustrasi: Bedah Teologi dan Spiritualitas: Menyingkap Hakikat Halawat al-Iman dalam Tinjauan Hadis dan Aqidah Islam
