Hai Teman-teman Millennial dan Gen Z! Pernah nggak sih kalian lagi asyik scrolling media sosial, terus tiba-tiba dada rasanya sesak? Ngelihat temen sebaya udah dapet promosi kerja, ada yang posting foto liburan estetik ke luar negeri, atau yang pamer pencapaian hidup lainnya. Fenomena FOMO alias Fear of Missing Out dan hustle culture ini sering banget bikin kita overthinking sampai kena mental. Rasanya kayak kita jalan di tempat, sedangkan dunia berputar cepat banget. Wajar banget kalau kita ngerasa lelah secara emosional. Tapi, tahu nggak sih kalau Islam punya jawaban paling menenangkan buat kesehatan mental kita?
Pertama, mari kita kurangi kebiasaan membandingkan hidup kita dengan layar ponsel orang lain. Apa yang kita lihat di media sosial itu cuma highlight reel, bukan realita seutuhnya. Saat hati mulai gelisah karena overthinking, cobalah untuk jeda sejenak, letakkan handphone-mu, dan tarik napas dalam-dalam. Alihkan fokus dari dunia digital ke Sang Pencipta. Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita dalam Al-Qur'an:
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya: Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.
Mengingat Allah atau berdzikir bukan cuma ritual ibadah biasa, tapi ini adalah self-healing paling efektif untuk memprogram ulang otak kita yang lagi stres berat.
Kedua, hadapi kecemasan masa depan dengan doa yang spesifik. Gen Z sering banget didiagnosis mengalami anxiety karena ketidakpastian masa depan, entah itu soal karir, jodoh, atau finansial. Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang sangat indah untuk mengatasi rasa cemas dan sedih yang berlebihan ini. Kita bisa merapalkannya setiap pagi dan petang:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan rasa kesedihan.
Selain berdoa, mulailah menerapkan digital detox secara berkala. Misalnya, batasi waktu screen time maksimal dua jam sehari, atau matikan notifikasi media sosial setelah jam sembilan malam. Gunakan waktu luang itu untuk journaling atau membaca Al-Qur'an. Ini adalah langkah praktis untuk menjaga kesehatan mental sekaligus meningkatkan spiritualitas kita.

