Doa di dalam diskursus teologi Islam bukan sekadar instrumen pemenuhan kebutuhan profan manusia, melainkan representasi dari puncak penghambaan (ubudiyyah) dan pengakuan atas kemutlakan rububiyyah Allah Subhanahu wa Ta'ala. Secara ontologis, doa meng
Dialektika Teologis dan Fiqih Doa: Membedah Anatomi Waktu-Waktu Mustajab dan Adab Spiritual Menurut Al-Quran dan As-Sunnah
Redaksi
08-07-2026 • 09 : 38 WIB
•
6979 Views
Ilustrasi: Dialektika Teologis dan Fiqih Doa: Membedah Anatomi Waktu-Waktu Mustajab dan Adab Spiritual Menurut Al-Quran dan As-Sunnah
