Dunia Islam saat ini tengah menunjukkan taringnya bukan melalui kekuatan militer semata, melainkan melalui jalur diplomasi kemanusiaan yang semakin masif. Di tengah berbagai gejolak konflik dan bencana alam yang menimpa berbagai belahan bumi, negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia, Arab Saudi, Qatar, dan Turki berada di barisan terdepan dalam mengirimkan bantuan. Fenomena ini bukan sekadar kebijakan politik luar negeri biasa, melainkan sebuah manifestasi dari tanggung jawab iman untuk meringankan beban sesama manusia yang sedang tertindas atau mengalami kesulitan hidup.
Dalam beberapa bulan terakhir, Indonesia melalui lembaga filantropi dan pemerintah telah mengirimkan ribuan ton bantuan logistik ke wilayah-wilayah konflik di Timur Tengah dan Afrika. Langkah ini mempertegas posisi dunia Islam bahwa solidaritas tidak mengenal batas geografis. Diplomasi ini didasarkan pada kesadaran kolektif bahwa setiap Muslim adalah bagian dari satu tubuh yang utuh. Jika satu bagian tersakiti, maka bagian lainnya akan merasakan pedih yang sama, sebuah prinsip yang telah lama menjadi fondasi hubungan internasional dalam perspektif Islam.
[Kabar Berita Indonesia]
Pemerintah Indonesia secara konsisten menyuarakan perdamaian dan mengirimkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk komitmen terhadap persaudaraan sesama Muslim dan nilai kemanusiaan universal. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT untuk senantiasa menjaga perdamaian di antara saudara yang berselisih.
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
[Terjemahan & Relevansi Indonesia]
Artinya: Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. (QS. Al-Hujurat: 10). Relevansi ayat ini dalam diplomasi kemanusiaan adalah bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar materi, melainkan upaya untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian di wilayah yang berkonflik, sehingga rahmat Allah dapat turun menaungi umat.
[Kabar Berita Indonesia]
Bantuan yang dikirimkan oleh berbagai negara Muslim, termasuk penyediaan rumah sakit lapangan dan distribusi bahan pangan, merupakan aksi nyata dalam meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Hal ini merupakan aplikasi langsung dari ajaran Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan menolong sesama.

