Pernah gak sih kamu lagi asyik scrolling TikTok atau Instagram, terus tiba-tiba dada terasa sesak? Di sana-sini isinya pencapaian orang lain. Ada yang baru beli rumah di umur 23 tahun, ada yang pamer liburan ke luar negeri, atau teman seangkatan yang sudah naik jabatan. Sementara kita? Masih rebahan di kamar sambil mikirin masa depan yang rasanya abu-abu banget. Fenomena FOMO alias Fear of Missing Out dan overthinking ini emang jadi makanan sehari-hari buat Gen Z dan Millennial. Akibatnya, kesehatan mental kita jadi taruhannya, dan kita sering terjebak dalam siklus membanding-bandingkan diri yang gak ada habisnya.

Poin 1: Menyadari Bahwa Setiap Orang Punya Garis Start dan Finish yang Berbeda

Dalam Artikel

Media sosial itu cuma panggung sandiwara yang menampilkan potongan terbaik dari hidup seseorang, bukan keseluruhan realitasnya. Kita sering lupa kalau di balik postingan estetik itu, ada perjuangan berdarah-darah yang gak pernah dipublikasikan. Islam mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik pada takdir Allah dan yakin bahwa skenario-Nya adalah yang terbaik untuk kita. Ketika kamu mulai merasa lelah dan tertekan dengan segala tuntutan duniawi yang seolah gak ada habisnya, ingatlah janji Allah yang sangat menenangkan ini:

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.

Ayat ini adalah booster terbaik saat mental kita sedang jatuh. Allah gak pernah menjanjikan hidup ini selalu mulus, tapi Allah menjamin bahwa di balik setiap kesulitan, kesepian, atau rasa tertinggal yang kamu rasakan saat ini, sudah disiapkan kemudahan dan kebahagiaan yang luar biasa di waktu yang tepat. Jadi, stop membandingkan prosesmu dengan hasil akhir orang lain.

Poin 2: Praktik Self Healing Terbaik dengan Detoks Digital dan Doa

Banyak dari kita yang mencari pelarian dari stres dengan cara belanja impulsif, nonton maraton film, atau jalan-jalan mahal yang sebenarnya cuma meredakan stres sesaat. Padahal, self healing terbaik di dalam Islam itu sangat sederhana dan gratis. Cobalah untuk melakukan detoks digital selama beberapa jam sehari. Taruh ponselmu, ambil air wudhu, dan hamparkan sajadah. Curahkan semua rasa insecure dan kecemasanmu langsung kepada Pemilik Semesta. Rasulullah SAW mengajarkan kita sebuah doa yang sangat ampuh untuk mengusir rasa cemas dan sedih yang berlebihan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ