Siapa sih di antara kita yang nggak pernah ngalamin yang namanya FOMO alias Fear of Missing Out? Tiap kali buka media sosial, isinya kalau bukan teman yang lagi liburan estetis, ya pencapaian karier mereka yang kayaknya mulus banget. Fenomena ini sering banget bikin kita yang Gen Z dan Millennial kena mental, mulai dari merasa insecure sampai overthinking tiap malam. Kita terjebak dalam pusaran perbandingan yang nggak ada habisnya, seolah-olah hidup kita ini jalan di tempat. Padahal, apa yang tampil di layar kaca handphone itu cuma secuil dari realitas mereka yang sebenarnya.

Langkah pertama buat mengatasi overthinking ini adalah dengan menyadari bahwa setiap orang punya garis waktu atau timeline-nya masing-masing yang sudah diatur dengan sangat sempurna oleh Allah. Nggak perlu membandingkan bab pertama buku kehidupan kita dengan bab pertengahan hidup orang lain. Saat hati mulai gelisah dan pikiran mulai liar membanding-bandingkan diri, yuk coba jeda sejenak. Tarik napas dalam-dalam, lalu ucapkan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ini untuk menenangkan jiwa kita yang sedang cemas:

Dalam Artikel

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa cemas dan sedih, dari rasa lemah dan malas.

Doa ini adalah self-healing terbaik karena langsung menargetkan akar masalah kesehatan mental kita, yaitu rasa cemas akan masa depan dan kesedihan atas masa lalu. Dengan menyerahkan segala rasa khawatir kepada Sang Pencipta, kita perlahan bisa melepaskan beban berat di pundak kita.

Selain berdoa, kita juga perlu melatih rasa cukup atau qana'ah. Di era pop culture yang serba pamer ini, kita sering lupa bersyukur atas hal-hal kecil yang sudah kita miliki. Padahal, kunci kebahagiaan sejati itu bukan terletak pada seberapa banyak pencapaian kita yang divalidasi oleh likes di media sosial, melainkan seberapa tenang hati kita dalam menerima ketetapan-Nya. Ingat janji Allah yang sangat indah dalam Al-Quran ini:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

Artinya: Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.

Tips praktisnya, coba deh lakukan social media detox minimal satu hari dalam seminggu. Gunakan waktu itu untuk journaling, deep talk dengan keluarga, atau sekadar beribadah tanpa gangguan notifikasi handphone. Fokuslah pada apa yang ada di depan mata, bukan apa yang ada di layar kaca.