Siapa nih di antara kalian yang kalau bangun tidur langsung check handphone, terus tiba-tiba ngerasa insecure? Lihat teman sebaya udah dapet promosi kerja, ada yang posting foto aesthetic pas liburan ke luar negeri, atau bahkan ada yang udah pamer cincin kawin. Fenomena FOMO alias Fear of Missing Out ini emang nyata banget dan sering bikin kesehatan mental kita keganggu. Di era digital ini, kita seolah dituntut buat selalu kelihatan sempurna dan serba cepat. Tapi sadar gak sih, mengejar validasi manusia itu gak bakal ada habisnya dan malah bikin jiwa kita lelah?

Poin pertama yang perlu kita pahami adalah bahwa standar sukses kita itu bukan ditentukan oleh algoritma media sosial. Islam mengajarkan kita untuk selalu melihat ke bawah dalam urusan dunia agar kita bisa lebih bersyukur. Ketika hati mulai merasa sempit karena membandingkan diri dengan orang lain, cobalah untuk jeda sejenak. Tarik napas dalam-dalam, lalu bacalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW agar hati kita ditenangkan dari rasa cemas dan sedih yang berlebihan:

Dalam Artikel

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan rasa sedih, dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.

Dengan mengamalkan doa ini, kita menyerahkan segala rasa overthinking kita kepada Pemilik Semesta, sehingga hati menjadi lebih lapang dan tidak mudah goyah oleh postingan orang lain.

Poin kedua adalah pentingnya mempraktikkan spiritual self-healing yang sesungguhnya. Kalau sekarang trennya adalah staycation atau belanja barang mahal demi self-reward yang kadang malah bikin dompet nangis, Islam punya cara yang lebih ramah kantong tapi efeknya permanen, yaitu zikir dan tawakal. Ingat, apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan pernah melewatkanmu, dan apa yang melewatkanmu memang tidak pernah ditakdirkan untukmu. Ketika kamu merasa cemas akan masa depan atau merasa tertinggal jauh di belakang, ingatlah janji Allah yang tertulis indah ini:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.

Tips praktisnya, coba deh batasi screen time kamu, lakukan digital detox minimal satu jam sebelum tidur, lalu ganti dengan membaca Al-Qur'an atau sekadar merenung sambil beristighfar. Rasakan bagaimana ketenangan itu perlahan-lahan mengalir ke dalam dadamu, menggantikan rasa cemas yang sempat menguasai pikiranmu seharian.