Zaman sekarang, istilah ghosting atau hubungan tanpa status alias HTS udah jadi makanan sehari-hari di media sosial. Banyak dari kita yang akhirnya terjebak dalam siklus overthinking, ngerasa nggak berharga, sampai kesehatan mental terganggu cuma gara-gara nungguin chat yang nggak dibalas. Padahal, kita harus sadar kalau validasi manusia itu sifatnya sementara banget. Kalau kita terlalu bergantung sama perhatian orang lain, hati kita bakal gampang goyah dan capek sendiri.

Langkah pertama buat healing adalah dengan mengalihkan fokus dari makhluk kembali ke Sang Pencipta. Kita sering lupa kalau ketenangan yang hakiki itu bukan datang dari notifikasi handphone, tapi dari seberapa dekat kita sama Allah. Di saat hati lagi berisik dan pikiran nggak karuan, coba deh ingat janji Allah dalam Al-Qur'an:

Dalam Artikel

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Jadi, daripada scroll timeline mantan yang cuma bikin nyesek, mending perbanyak dzikir atau dengerin murottal biar vibe-nya lebih positif dan pikiran lebih jernih.

Selain itu, kita perlu belajar buat ikhlas dan percaya kalau apa yang hilang dari kita pasti bakal diganti dengan yang lebih baik. Mungkin si dia bukan yang terbaik buat masa depanmu, dan Allah lagi menjauhkanmu dari hal yang bisa bikin kamu sakit hati nantinya. Jangan biarkan satu kegagalan relasi bikin kamu ngerasa dunia runtuh. Ingat, di setiap kesulitan pasti ada jalan keluar yang sudah disiapkan. Allah berfirman:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Percaya deh, setelah badai ghosting ini berlalu, bakal ada pelangi yang jauh lebih indah buat kamu. Tips praktis buat kamu yang lagi berjuang: Pertama, batasi screen time dan jangan stalking. Kedua, mulai rutin shalat Tahajud buat curhat langsung sama Allah, karena itu adalah momen paling private dan healing banget. Ketiga, sibukkan diri dengan hobi atau komunitas positif yang bisa bikin kamu berkembang. Jangan lupa untuk selalu berdoa agar hati kita tetap teguh dan nggak gampang baper sama hal yang salah: